CARA BUDIDAYA ULAT HONGKONG PDF

Siklus Hidup Ulat Hongkong Photo on caragigih. Ulat ini mempunyai panjang sekitar mm yang nantinya akan menjadi kumbang dewasa. Ulat hongkong mempunyai siklus hidup yang sama seperti ulat pada umumnya, yaitu mulai dari telur, lalu menetas menjadi larva ulat hongkong , setelah itu menjadi pupa ketika sudah mencapai ukuran masimal , lalu menjadi kumbang muda, dan fase terakhir adalah kumbang dewasa. Persiapan Awal dalam budidaya Ulat Hongkong photo on agromedia. Jika kandang yang digunakan adalah triplek, maka bagian sudutnya harus dilapisi dengan menggunakan lakban agar ulat tetap aman di dalam wadah. Sedangkan jika menggunakan wadah plastik, atau toples, pastikan dibagian tutupnya diberi lubang sirkulasi udara.

Author:Makora Samut
Country:Uzbekistan
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):12 October 2006
Pages:476
PDF File Size:16.43 Mb
ePub File Size:4.98 Mb
ISBN:486-7-36778-357-9
Downloads:8573
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zolojinn



Trik sederhana ternak ulat hongkong untuk pemula cepat berhasil Menyiapkan Kandang Kandang merupakan keperluan yang sangat penting untuk memulai sebuah budidaya. Sebelum membeli bibit, usahakan kandang sudah disiapkan. Untuk ukuran kandang sebenarnya bisa disesuaikan dengan banyak sedikitnya ulat. Biasanya peternak menggunakan wadah berukuran 60 cm x 40 cm x 7 cm dengan bahan triplek.

Budidaya ulat hongkong selanjutnya bagian samping bisa dilapisi dengan plastik yang cukup tebal untuk meminimalisir ulat yang keluar. Jika wadah-wadah tersebut sudah siap, maka dapat disusun dalam sebuah kerangka kayu yang kokoh. Kerangka kayu tersebut biasanya berbentuk rak-rak. Pembelian bibit untuk budidayadapat dilakukan dengan membeli langsung ulatnya ataupun membeli ketika masih dalam bentuk kumbang. Jika kamu membeli bibit dalam bentuk masih ulat. Kamu bisa meletakkan bibit tersebut dalam wadah dengan masing-masing wadah berisikan 2 kg ulat.

Ulat tersebut memiliki panjang kisaran cm yang akan menjadi kepompong dalam waktu hari. Proses Pemisahan Kepompong dan Kumbang Sebenarnya perkembangbiakan budidayaulat hongkong sangat sederhana, mulai dari telur kemudian menjadi larva, kepompong dan menjadi kumbang dewasa.

Namun, pada masa kepompong dan kumbang inilah yang paling penting. Pada budidaya tidak semua ulat berubah menjadi kepompong secara bersamaan. Maka dari itu ketika ada beberapa ulat yang sudah menjadi kepompong segara pisahkan. Kepompong yang harus dipisah ketika sudah memiliki warna putih kecokelatan. Perlu sangat diperhatikan ketika mengambil kepompong dikarenakan pada masa itu kulitnya masih rapuh dan sensitif.

Jika tidak berhati-hati maka kepompong akan mengalami kebusukan dan mati secara percuma. Setelah pengambilan kepompong selanjutnya letakkan pada koran dan jangan sampai bertumpukan atantara kempompong satu dengan yang lainnya.

Kemudian tutup kembali dengan koran dan tunggu selama 10 hari untuk menjadi kumbang muda dengan sayap putih. Memasuki fase kumbang, sediakan wadah lagi yang berisi kapas. Kapas berfungsi sebagai tempat berkembangbiak dan bertelur. Selanjutnya siapakan wadah berisikan kapas untuk meletakkan kumbang yang memiliki sayap hitam lalu pindahkan ke wadah berlapis kapas 7 hari kemudian. Wadah tersebut akan berisikan telur-telur yang akan menetas 10 hari kemudian.

Budidaya ulat hongkong setelah fase kumbang, bertelur, menetas, lalu menjadi larva yang disebut dengan ulat hongkong. Pada usia 30 hari pisahkan ulat ke wadah baru yang dilapisi kapas untuk tempat perawatan. Kemudian ulat hongkong siap dipanen setelah berusia 50 hari. Merawat dan Memberi Pakan Untuk menghasilkan ulat hongkong yang berkualiats maka haru melakukan perawatan dan pemberian pakan secara rutin. Pada perawatan ulat hongkong usahakan suhu kandang mulai dari 20oC sampai 30oC.

Pemberian pakan pada budidaya ulat hongkong juga harus diperhatikan. Kamu dapat memberikan daun selada, apel, labu, hingga bekatul untuk pakannya.

Ada perbedaan cara ketika memberikan makanan pada ulat hongkong. Seperti ketika pemerian pakan dengan bekatul, usahakan bentuk berupa gumpalan. Aturan pemberian makan juga harus secara bergantian, tidak boleh bekatul terus menerus harus di selingi dengan sayuran. Makanan harus diganti setelah makanan yang sebelumnya sudah benar-benar habis. Lakukan pembersihan kandang dari pergantian kulit dan makanan yang kering untuk senantiasa menjaga kebersihan kandang.

Waktu Panen Ketika masuk waktu panen usahakan memanen sebagian ulat hongkong. Jangan semua ulat dipanen sebab sebagian ulat lagi akan digunakn sebagai bibit kembali.

Jadi kamu tidak perlu membeli bibit lagi untuk budidaya ulat hongkong selanjutnya. Beberapa cara diatas dapat kamu terapkan ketika akan membudidayakan ulat hongkong. Mudah sekali, bukan? Melakukan beberapa cara diatas maka kamu akan mendaptkan ulat hongkong dengan kualitas tinggi dan dapat menjadi makanan bergizi untuk beberapa hewan.

Namun, hal terpenting dalam melakukan budidaya ulat hongkong adalah selalu selalu konsisten dalam merawat dan memperhatikan pakan. Dikarenakan kini ulat hongkong memiliki peminat cukup banyak dikalangan masyarakat dan sering dijadikan pakan burung.

HEROQUEST ELF QUEST PACK PDF

Mau ternak ulat hongkong cara praktis?

Gunakan wadah berbahan triplek atau kayu, Bisa juga menggunakan kontainer plastik yang mudah didapat. Buatlah rak dengan rangka kayu atau bambu untuk menyusun wadah-wadah tersebut. Memilih Indukan Ulat Hongkong Indukan ulat hongkong mempunyai panjang rata-rata 15mm,dengan lebar kurang lebih 4mm. Untuk satu kali budidaya ulat Hongkong, sebaiknya menyiapkan induk Ulat Hongkong kurang dari 2kg, atau berisi ekor. Pembatasan jumlah ini ddimaksudkan untuk mengoptimalkan perkembangan ulat tersebut dan sehingga semuanya bisa berubah menjadi bentuk kepompong dalam ukuran yang besar-besar. Proses Berkembang Biak Ulat Hongkong Cara kembang biak ulat hongkong adalah bertelur, Telur akan bermetamorfose secara sempurna, hingga menjadi kumbang dewasa. Dibudidaya ulat hongkong, Setiap perubahan metamorphose pada ulat hongkong haruslah diperlakukan sebagai berikut : Pemisahan kepompong Ulat yang telah menjadi kepompong haruslah pisahkan di tempat yang berbeda, jika tidak dipisah ditakutkan ulat hongkong akan memakan kepompong-kepompong tersebut.

AKEEL BILGRAMI PDF

Cara Ternak Ulat Hongkong dan Tahapannya yang Benar

Mau ternak ulat hongkong cara praktis? Pakan alami ini mengandung banyak protein dan kalori yang dibutuhkan burung. Cara penyajiannya juga bervariasi, ada yang diberikan ketika ulat masih berwarna putih, sedang ganti kulit, atau diberikan dalam bentuk ulat hongkong kering. Masih prospektifkah beternak ulat hongkong? Jawaban Om Kicau, sepanjang hobi burung kicauan masih lestari di Indonesia, beternak ulat hongkong tetap memiliki prospek cerah. Kontak Whatsapp Om Kicau?

Related Articles