EROSI PORTIO PDF

Latar Belakang Servik uteri adalah penghalang penting bayi masuknya ke dalam genetalia interna. Dalam hubungan ini seorang nulliparadalam keadaan normalkanalis servikalis bebas kuman, pada seorang multipara dengan ostium utero eksternum sudah lebih terbuka, batas ke atas dari daerah bebas kuman ialah ostium uteri internum. Pada beberapa penyakit kelamin, seperti gonorea, sifilis, ulkus molle, dan granuloma inguinale, dan pada tuberculosis, dapat ditemukan radang pada serviks. Tujuan Adapun yang menjadi tujuan kami dalam membuat makalah ini adalah : 1. Tujuan umum : ingin mengetahui lebih dalam tentang erosi serviks.

Author:Gardashicage Voodoozilkree
Country:Iceland
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):5 February 2013
Pages:259
PDF File Size:5.11 Mb
ePub File Size:18.4 Mb
ISBN:339-2-88790-940-2
Downloads:9087
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:JoJolar



Tania Savitri - Dokter Umum Erosi serviks atau ektropion adalah gangguan kesehatan yang umum dialami oleh wanita muda. Sayangnya, kondisi ini sering kali terabaikan karena gejala yang muncul cenderung minim atau tanpa gejala. Namun, bukan berarti Anda bisa menyepelekannya begitu saja, sebab perkembangan erosi serviks bisa membahayakan kesehatan.

Lalu, apa saja ciri-ciri erosi serviks itu? Berikut penjelasannya. Apa itu erosi serviks? Erosi serviks adalah suatu kondisi di mana sel-sel kelenjar sel lunak yang melapisi bagian dalam serviks menyebar ke luar serviks dan meradang.

Padahal, di bagian luar serviks terdiri dari sel epitel skuamosa yang cenderung lebih keras. Daerah luar serviks yang bersentuhan dengan sel kelenjar dari dalam serviks disebut dengan zona transformasi.

Erosi serviks dapat disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh, umumnya karena kehamilan atau pengaruh konsumsi pil KB. Meski namanya erosi serviks, tapi ini bukan berarti serviks mengalami pengikisan. Hal ini hanya ditandai dengan sel skuamosa normal di luar serviks bergantian dengan sel kelenjar dari dalam serviks yang lebih lunak.

Ciri-ciri erosi serviks yang wajib Anda ketahui Gejala atau ciri-ciri erosi serviks yang paling umum adalah terdapat peradangan pada leher rahim dan zona tranformasi. Pasalnya, zona transformasi memiliki sel kelenjar yang berwarna merah, halus, dan mudah terkikis. Kondisi ini membuat organisme internal yang ada di serviks menjadi lebih mudah tumbuh dan berkembang biak. Akibatnya, serviks terlihat semakin merah dan meradang.

Kebanyakan wanita tidak mengalami gejala erosi serviks, kalaupun ada biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apa pun. Akan tetapi, ada pula wanita yang merasakan gejala ringan sampai mengalami ketidaknyamanan yang lebih parah.

Ciri-ciri erosi serviks yang mungkin dialami oleh wanita meliputi: Sakit saat berhubungan seks. Perdarahan selama atau setelah berhubungan seks. Keputihan yang sangat banyak dan tidak berbau. Keputihan cenderung berbau jika erosi serviks mengalami infeksi. Bercak darah yang tidak normal padahal tidak sedang menstruasi. Nyeri dan perdarahan selama atau setelah pemeriksaan panggul atau pap smear. Hal ini biasanya terjadi saat spekulum dimasukkan ke dalam vagina atau selama pemeriksaan bimanual.

Namun, perlu dicatat bahwa gejala di atas tidak selalu mengarah pada erosi serviks. Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, baiknya segera bicarakan ke dokter untuk memastikan diagnosa.

Apakah erosi serviks berbahaya? Karena erosi serviks sering tidak menimbulkan gejala, kebanyakan wanita tidak sadar saat mengalaminya. Biasanya baru diketahui setelah menjalani pemeriksaan panggul oleh dokter.

Walaupun cenderung tidak berbahaya, kondisi ini tetap tidak boleh disepelekan. Sebab erosi serviks dapat merupakan akibat dari kondisi lain, di antaranya: Infeksi.

THE TAKER ALMA KATSU PDF

Pengertian Erosi, Jenis, Penyebab dan Dampak Erosi Terlengkap

Tania Savitri - Dokter Umum Erosi serviks atau ektropion adalah gangguan kesehatan yang umum dialami oleh wanita muda. Sayangnya, kondisi ini sering kali terabaikan karena gejala yang muncul cenderung minim atau tanpa gejala. Namun, bukan berarti Anda bisa menyepelekannya begitu saja, sebab perkembangan erosi serviks bisa membahayakan kesehatan. Lalu, apa saja ciri-ciri erosi serviks itu? Berikut penjelasannya. Apa itu erosi serviks? Erosi serviks adalah suatu kondisi di mana sel-sel kelenjar sel lunak yang melapisi bagian dalam serviks menyebar ke luar serviks dan meradang.

HIJOS DE LA MALINCHE OCTAVIO PAZ PDF

Erosi Serviks, Gangguan yang Sering Terjadi Pada Wanita Muda

Kamis, 09 Januari " Erosi Portio " Erosio porsiones EP adalah suatu proses peradangan atau suatu luka yang terjadi pada daerah porsio serviks uteri mulut rahim. Jaringan yang normal pada permukaan dan atau mulut serviks digantikan oleh jaringan yang mengalami inflamasi dari kanalis serviks. Jaringan endoserviks ini berwarna merah dan granuler, sehingga serviks akan tampak merah, erosi dan terinfeksi. Erosi serviks dapat menjadi tanda awal dari kanker serviks. Erosi serviks dapat menyebabkan perdarahan minimal selama kehamilan, biasanya saat berhubungan seksual ketika penis menyentuh serviks. Erosi akan menghilang spontan bulan setelah melahirkan. Bukti-bukti menunjukkan bahwa infeksi tidak menyebabkan erosi, tapi kondisi erosi akan lebih mudah terserang bakteri dan jamur sehingga mudah terserang infeksi.

Related Articles