KLASIFIKASI ANGSANA PDF

Morfologi tanaman angasana dapat dilihat berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki, yaitu: 1. Batang Pohon ini memiliki ketinggian hingga 40 m dan gemangnya mencapai cm, bertajuk bulat, batang berbentuk silindris, kulit bagian luar berawarna bau-abu kecokelatan, beralur dangkal dan berlentisel. Daun Daun tanaman ini adalah daun majemuk dengan menyirip gasal, berseling, anak daun terdirdi dari daun anakan, tangkai anak daun berukuran mm, helaian anak daun berbentuk bulat memanjang, meruncing tumpul, mengkilat, pangkal membulat, bagian tepi rata, permukaan atas daun berwarna hijau berkilau, ibu tulang daun berbulu padat, pendek, tuang daun sekunder menyirip berjumlah pasang, tulang daun tersieer agak kabur , berbentuk jala dan daun penumpu berukuran cm. Bunga Bunga tanaman ini adalah bunga majemuk bertandan, yang terletak dibagain ujung ranting atau muncul dari ketiak daun, sedikit atau tidak bercabang, berambut coklat, berbunga banyak, panjang bunga cm, panjang tangkai anak bunga 0,,5 cm, bau bunga sangat harum. Kelopak bunga berbentuk lonceng atau tabung, bergigi 5, tingginya lebih kurang 7 mm.

Author:Vigul Kazizshura
Country:Kazakhstan
Language:English (Spanish)
Genre:Life
Published (Last):12 March 2017
Pages:186
PDF File Size:8.67 Mb
ePub File Size:20.6 Mb
ISBN:710-4-74460-495-1
Downloads:17428
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Negul



Pengenalan[ sunting sunting sumber ] Pohon angsana Pohon , yang kadang-kadang menjadi raksasa rimba, tinggi hingga 40 m dan gemang mencapai cm. Tajuk lebat serupa kubah, dengan cabang-cabang yang merunduk hingga dekat tanah.

Pepagan kulit kayu abu-abu kecoklatan, memecah atau serupa sisik halus, mengeluarkan getah bening kemerahan apabila dilukai. Bunga berkelamin ganda, berwarna kuning dan berbau harum semerbak, berbilangan Kelopak serupa lonceng , berdiameter 6 mm , dua taju teratas lebih besar dan kadang-kadang menyatu. Mahkota lepas-lepas, berkuku, bendera bundar telur terbalik atau seperti sudip.

Benang sari 10 helai, yang teratas lepas atau bersatu. Biji butir. Bagian tengah polong gundul pada forma indicus dan berbulu sikat pada forma echinatus Pers.

Ada pula bentuk-bentuk antaranya. Secara alami, pohon ini ditemukan mulai dari Burma bagian selatan, melewati Asia Tenggara dan Kepulauan Nusantara hingga ke Pasifik barat, termasuk di Cina selatan, Kep.

Ryukyu , dan Kep. Di Kalimantan didapati tumbuh liar di rawa-rawa pantai, di sepanjang aliran sungai pasang surut. Buahnya yang tua dan mengering, disebarkan oleh angin, aliran air dan arus laut. Pohon ini mudah diperbanyak dengan biji maupun dengan stek cabang dan rantingnya.

Diperbanyak melalui stek karena cepat tumbuhnya. Karena sifat ini, maka angsana banyak ditanam. Dalam bentuk balok, kasau, papan dan panil kayu yang lain untuk rangka bangunan, penutup dinding, tiang, pilar, jembatan, bantalan rel kereta api , kayu-kayu penyangga, untuk konstruksi perairan bahari dan lain-lain.

Sifat kembang susutnya yang rendah setelah kering, menjadikan kayu ini cocok untuk pembuatan alat-alat yang membutuhkan ketelitian. Namun sebenarnya kayu berpenyakit ini, yang serupa dengan kayu gembol pada pohon jati , terutama dihasilkan oleh wilayah timur Pulau Seram. Kino terdiri atas asam kinotanat dan zat warna merah. Angsana bersifat diuretik. Menurut penelitian pada tahun an -dari USU yang dikuti IPTEKnet- bahwasanya pengaruh infus daun angsana terhadap penurunan kadar gula darah kelinci dibandingkan dengan tolbutamid.

Efek tumbuhan ini mirip dengan tumbuhan gambir , tapi jarang diketahui. Perakarannya yang baik dan dapat mengikat nitrogen , mampu membantu memperbaiki kesuburan tanah. Karena tajuknya yang rindang, angsana kemudian juga populer sebagai tanaman peneduh dan penghias tepi jalan di perkotaan, khususnya di Asia Tenggara. Lagipula, pohon-pohon peneduh yang sering mengalami pemangkasan akan menumbuhkan cabang-cabang baru trubusan yang rapuh dan mudah patah; dengan demikian perlu berhati-hati bila menanamnya di daerah yang banyak berangin.

Sifat-sifat kayu[ sunting sunting sumber ] Venir kayu sonokembang dengan pola khasnya Kayu narra Pterocarpus spp. Berat jenisnya sekitar 0. Kayu terasnya tahan lama, termasuk dalam penggunaan yang berhubungan dengan tanah, dan tahan terhadap serangan rayap; namun sukar dimasuki bahan pengawet. Kayu gubal jelas terbedakan, berwarna kuning jerami pucat hingga kelabu cerah. Tekstur kayu berkisar antara halus-sedang hingga kasar-sedang, dengan urat kayu yang bertautan atau bergelombang.

Kayu ini berbau harum dan mengandung santalin, suatu komponen kristalin merah yang menyusun bahan warna utama [2] Pada umumnya kayu narra mudah dikerjakan dan tidak merusak gigi gergaji. Sifat kayu ini sangat baik untuk dibubut dan dipahat; cukup baik untuk diampelas, dipelitur dan direkat. Tergolong baik untuk dipaku dan disekrup, tetapi papan narra yang tipis agak mudah pecah apabila dipaku.

Nasib yang hampir serupa juga dialami oleh Filipina , Papua Nugini dan Thailand ; tiga negara produsen utama kayu sonokembang.

Berjaya mengekspor kayu narra hingga 3 juta kg pada tahun , produksi kayu ini terus menurun di Filipina sehingga pada dua tahun berikutnya tinggal 0,4 juta kg yang bisa diekspor. Di Papua Nugini, karena mahal nilainya, ekspor kayu ini dilarang terkecuali setelah diolah.

Sementara Thailand pada tahun telah memerlukan tambahan pasokan kayu ini dari Burma dan beberapa negara di Indocina , agar ekspor kayu narra gergajian yang dilakukannya bisa tetap berlangsung. Eksploitasi yang tinggi, yang tidak diimbangi oleh kemampuan regenerasi tegakan di alam, diduga menjadi salah satu penyebab utama penyusutan populasi angsana di alam.

Sebab yang lain ialah hilangnya habitat alami angsana oleh karena perladangan. Bahkan pohon ini diduga telah habis di habitat alaminya di Semenanjung Malaya. Di wilayah Indo-Pasifik dijumpai sebanyak 5 spesies, satu spesies di antaranya menyebar secara alami dan merata di kawasan Malesia , yakni P. Pterocarpus marsupium Roxb.

FRONIUS CMT PDF

Angsana: Deskripsi, Klasifikasi dan Manfaat Tanaman Angsana

Pengenalan[ sunting sunting sumber ] Pohon angsana Pohon , yang kadang-kadang menjadi raksasa rimba, tinggi hingga 40 m dan gemang mencapai cm. Tajuk lebat serupa kubah, dengan cabang-cabang yang merunduk hingga dekat tanah. Pepagan kulit kayu abu-abu kecoklatan, memecah atau serupa sisik halus, mengeluarkan getah bening kemerahan apabila dilukai. Bunga berkelamin ganda, berwarna kuning dan berbau harum semerbak, berbilangan

LINDA COSTANZO FISIOLOGIA PDF

Klasifikasi Pohon Angsana

Shazilkree Notify me of new posts by email. Ada beberapa tipe daun berdasarkan jenis dan varietesnya diantara:. Dahlia pinnataDahlia variabilis, Dahlia coccinea, Dahlia juarezii. Batang tanaman ini memiliki dua tipe diantaranya yaitu:.

CBM 4082 PDF

KLASIFIKASI ANGSANA PDF

Reichenbach , Angsa adalah burung air berukuran besar dari genus Cygnus famili Anatidae. Bebek dan Angsa berleher pendek juga terdapat di famili Anatidae. Angsa bersama angsa berleher pendek masuk ke dalam subfamili Anserinae namun Angsa memiliki suku sendiri, yaitu suku Cygnini. Terdapat tujuh spesies dalam genus Cygnus. Angsa adalah anggota terbesar dari famili Anatidae, dan merupakan salah satu burung air terbesar yang dapat terbang. Spesies terbesar dari angsa, yaitu Angsa Putih , Angsa Trompet , dan Angsa Whooper dapat mencapai panjang 60 inci dan berat 50 pound.

INTERNATIONAL TRADE THEORY AND POLICY SURANOVIC PDF

.

Related Articles