MADIUN 1948 PKI BERGERAK PDF

Sejak tahun , setelah pemberontakan komunis, ia menghilang ke Moskow dan mengabdikan dirinya pada Komintern - Komunis Internasional. Kemudian ia bermukim di Uni Soviet dengan aktivitas utamanya sebagai penasihat untuk urusan Indonesia. Anggota-anggotanya menyebar masuk ke dalam berbagai macam partai. Amir Sjarifoeddin - anggota rahasia PKI - pernah menjadi perdana menteri, tapi pada Januari ia mengundurkan diri.

Author:Gugrel Kabar
Country:Malawi
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):18 February 2016
Pages:72
PDF File Size:10.11 Mb
ePub File Size:11.98 Mb
ISBN:856-2-46057-411-7
Downloads:21376
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Fezil



Tatkala bertemu presiden Soekarno, presiden Soekarno, Presiden memintanya agar bersedia membantu dengan memperkuat negara dalam melancarkan revolusi. Ia menjawab: ik kom hier om orde te scheppen. Isi Pokok Pokok isinya adalah kritik terhadap kebijakan politik yang dijalankan oleh pemimpin-pemimpin komunis indonesia sejak proklamasi 17 agustus , yang dinilainya salah besar.

Musso menegaskan bahwa dunia terpecah menjadi dua kubu, yakni kubu memperialis dibawah Amerika Serikat dan kubu komunis dibawah pimpinan Uni Sovyet. Perjuangan rakyat Indonesia adalah perjuangan rakyat Indonesia adalah perjuangan menentang imperialis dan karena itu seharusnya Indonesia berada dipihak Uni Soviet. Ada tiga gagasan utama yang dikemukan Musso. Pertama, membentuk front nasioanal untuk menghimpun kekuatan komunis dan konkomunis dibawah pimpinan PKI.

Dan yang terakhir menyesuaikan perjuangan PKI dengan garis perjuangan komunis internasional komintern. Diphak lain, Amir Sjarifuddin berhasil menfusikan partai-partai dan organisasi massa beraliran kiri dengan terbentuknya PKI yang diperluas.

Pada tanggal 1 september diumumkan pembentukan politbiro PKI yang langsung dipimpin oleh Musso. Amir Sjarifuddin ditempatkan disekretariat pertahanan. Beberapa tokoh muda, antara lain Aidit, Lukman, dan Njoto diangkat sebagai anggota politbiro, sebaliknya, peran tokoh-tokoh tua seperti Sardjono dan Alimin dikurangi. Sambil mengadakan konsolidasi kedalam Musso meningkatkan serangannya terhadap pemerintah.

Ia menyatakan bahwa revolusi Indonesia adalah revolusi defensif, harus diganti dengan revolusi ofensif. Dalam salah satu pidato d Madiun, ia menuduh Hatta membawa Indonesia kebawah kekuasaan imperialis. Tuduhan yang dilancarkan Musso itu dibantah oleh Hatta. Menjelang september PKI smemakin mematangkan persiapannya di Madiun. Pasukan tempur ditempatkan antara lain di Saradan, Ponorogo, dan Ngawi. Kekuatan mereka diperkirakan dua belas batalion. Daerah sekitar gunung Liman dipegunungan Wilis disiapkan sebagai tempat pengunduran apabila terpaksa meninggalkan Madiun.

Selain itu PKI juga berusaha melumpuhkan lawan-lawan politiknya. Sebelas orang pejabat pemerintah dan tujuh tokoh partai mereka dibunuh di Madiun antara tanggal 10 sampai 18 september. Pembunuhan juga mereka lakukan di Magetan yang menelan korban seorang bupati serta sejumlah anggota TNI dan polisi. Pada tanggal 18 september PKI melancarkan pemberontakan di Madiun.

Pasukan bersenjata mereka bergerak menguasai kantor-kantor pemerintahan, bank, dan kantor telepon. Walikota Madiun, Supardi, diangkat menjadi residen, kolonel Djokosujono sebagai gubernur militer dan letnan kolonel Dahlan, komando brigade 29, sebagai komando pertempuran. Melalui radio gelora pemuda, tokoh-tokoh PKI berpidato mendeskreditkan pemerintah dan berusaha mempengaruhi rakyat agar mendukung mereka.

Untuk menghadapi pemberontakan PKI di Madiun itu, kabinet Hatta dalam sidangnya tanggal 19 september memutuskan untuk menghadapinya dengan kekuatan senjata. Markas besar tentara segera menyusun rencana operasi. Sakirman, Abdulmadjid, dan Tan Ling Djie. Surat-surat kabar kiri, Revolusioner, patrior dan buruh dilarang terbit, dan beberapa wartawan antara lain Gajus Siagian ditangkap. Malam tanggal 19 september presiden Soekarno menyampaikan pidato radio.

Presiden menyerukan agar rakyat lebih berpihak kepada pemerintah, sementara pidato tersebut dibalas Musso dengan menyerukan bahwa Soekarno-Hatta sebagai budak jepang. Pada tanggal 30 september pasukan TNI memasuki Madiun tanpa perlawanan dari pihak pemberontak. Mereka sudah melakukan evakuasi besar-besaran ke gunung wilis. Sesudah madiun dikuasai, operasi dilanjutkan ketempat-tempat lain. Pada akhir november dapat dikatakan bahwa seluruh operasi selesai.

Tempat mereka terpencar-pencar. Mereka pun berindah-pindah tempat. Dalam pengejaran yang dilakukan TNI, Amir Sjarifuddin, Suprino serta beberapa orang lainnya tertangkap didaerah Purwodadi pada tanggal 29 november Sebelum itu tanggal 31 oktober, Musso tewwas dalam tembak menembak didesa Semanding, Somoroto Ponorogo. Daerah Yogyakarta dan Bukittinggi diserang serentak oleh Belanda, tepatnya pada tanggal 19 Desember, dan Kota Yogyakarta yang pada saat itu berstatus Ibukota Republik Indonesia berhasil diduduki oleh Belanda.

Para pemimpin Indonesia membiarkan dirinya ditangkap dengan harapan bahwa opinidunia akan begitu tersinggung sehingga kemenangan Belanda akan berbalik menjadi kekalahan diplomatik. Tokoh-tokoh yang ditangkap yaitu Soekarno, Hatta, Sjahrir, Agus Salim, dan seluruh anggota kabinet, kecuali beberapa orang yang tidak ada di tempat. Namun beberapa jam sebelum kejatuhan Yogya atau sebelum penangkapan atas pemimpin Republik di ibukota itu, sebuah sidang darurat kabinet telah diadakan secara tergesa-gesa.

PDRI di Sumatera. Jika ikhtiar ini gagal, mandat diserahkan kepada pemimpin Republik di luar negeri yaitu Dr. Soedarsono, Mr. Syafruddiddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran, yang sedang bertugas di Bukittinggi, dengan sigap menanggapi krisis lewat itu lewat rapat darurat sore hari tranggal 19 Desember , beberapa jam setelah sidang kabinet di Yogya. Dalam perjalanan mengungsi, meninggalkan Kota Bukittinggi tanggal 21 Desember, Mr. Sjafruddin Prawiranegara dan rombongan singgah semalam di Halaban, sebuah nagari di lereng Gunung Sago, sekitar 13 km dari Kota Payakumbuh.

Dengan begitu, vakum kepemimpinan Republik, segera dapat diisi, dan eksistensi Republik secara berangsur-angsur dapat dipulihkan kembali.

Ketika rombongan Sjafruddin Prawiranegara berada di Bangkinang. Belanda yang mengunakan pesawat-pesawat P menyerang dengan bom. Karena kondisi di Bangkinang sudah tidak aman lagi, kemudian rombongan Sjafruddin Prawiranegara menuju Tarakan Buluh dan menyeberangi Sungai Kampar untuk meneruskan perjalanan ke Teluk Kuantan. Setelah melewati beberapa kampung antara lain Lipat Kain dan Muara Lembu, Jip berisi peralatan Sender terbalik, masuk kubangan lumpur beserta seluruh penumpangnya. Sjafruddin Prawiranegara kehilangan kacamatanya, untunglah jip beserta peralatan pengirim tidak mengalami kerusakan, meskipun memerlukan waktu sehari semalam untuk dibersihkan dan dikeringkan.

Sedangkan Sjafruddin Prawiranegara beruntung mendapatkan kacamata barudari seorang Dokter yang bertugas di wilayahnya itu. Sampai di Teluk Kuantan, rombongan menginap ditepi Sungai Kuantan. Sementara itu Panglima Kol. Hidayat mengadakan rapat dengan Gubernur Rasjid dan mengambil keputusan merombak Pemerintahan Sipil menjadi Pemerintahan Militer. Semua pejabat Gubernur Sipil dan segenap jajarannya dimiliterkan dan semua Wakil Gubernur diangkat dari Tokoh Militer.

Pada tanggal 30 Desember rombongan Sjafruddin Prawiranegara meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki dari Teluk ke Sungai Dareh, semua kendaraan di tinggalkan di Teluk. Pada suatu tempat tertentu antara Teluk dan Sungai Dareh peralatan Sender diangkut melalui hutan dengan Lori bekas Jepang.

Penumpang Lori hanya dua orang yaitu : Ir. Indra Tjahja sebagai masinis dan Oedojo Telegrafis sebagai penjaga peralatan Sender.

Rombongan dibagi menjadi tiga : Rombongan Induk dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara, menempuh jalur Sungai Batang Hari dengan mempergunakan sampan yang digerakan dengan dayung dan galah dari bambu. Rombongan Keuangan dipimpin oleh Mr.

Teuku Hasan, mengambil jalan darat karena takut tenggelam, dengan berjalan kaki menuju Abai setelah berpisah kurang lebih 2 minggu mereka bertemu kembali di Bidar Alam. Tragedi ini kemudian dikenal dengan tragedi Situjuh Batur.

COURTNEY ALLISON MOULTON SHADOWS IN THE SILENCE PDF

Pemberontakan PKI Madiun

Sejak tahun , setelah pemberontakan komunis, ia menghilang ke Moskow dan mengabdikan dirinya pada Komintern - Komunis Internasional. Kemudian ia bermukim di Uni Soviet dengan aktivitas utamanya sebagai penasihat untuk urusan Indonesia. Anggota-anggotanya menyebar masuk ke dalam berbagai macam partai. Amir Sjarifoeddin - anggota rahasia PKI - pernah menjadi perdana menteri, tapi pada Januari ia mengundurkan diri.

AKUTAGAWA RYUNOSUKE RASHOMON PDF

Madiun 1948: PKI Bergerak

Pandangan dan analisisnya yang dangkal dalam membaca dinamika politik Indonesia , menjadikan dirinya sebagai pemimpin yang terkurung dalam lingkungannya sendiri. Alhasil, Muso tidak mempunyai penglihatan yang baik tentang tali-temali masalah yang membelit republik yang baru berumur tiga tahun itu. Tambahan lagi, orang orang di ring satu Muso seperti Amir Syarifuddin, Setiajit, dan Maruto Darusman, tetap saja sejatinya sosialis dan komunis bercita rasa Eropa. Dan lagi frustrasi tingkat dewa setelah tersingkir dari pemerintahan. Sehingga masukan kepada Muso isinya berupa hasutan untuk mengobarkan kemarahan Muso yang dasarnya memang temparemental, dan tukang kepruk. Sehingga informasi dan analisis ketiga orang ini kepada Muso merupakan penilaian subjektif dan penuh fantasi. Tidak berdasarkan laporan intelijen yang sesuai kondisi nyata dalam masyarakat.

LANDAU TEORIA DE LA ELASTICIDAD PDF

Madiun 1948 PKI Bergerak – Harry A. Poeze

Non Fiction - pages inc. Sang penulis menyampaikan fakta dan peristiwa secara kronologis, mulai dari kondisi politik saat itu, kembalinya Moeso ke Indonesia, kekacauan "wild west" di Solo, Pemberontakan PKI di Madiun, dan aftermath. Tapi memang 1 in Mereka memutuskan untuk merebut kekuasaan di Madiun kota terbesar ke-3 RI dimana posisi mereka sangat kuat. Tapi yang tidak mereka sadari, Moeso atau Amir Sjarifudin tidak sepopuler Soekarno-Hatta, dan rakyat tidak banyak memihak mereka. Disamping konsolidasi mereka sebenarnya juga belum selesai.

Related Articles